Penglihatan manusia terbentuk akibat terpicunya impuls saraf melalui saraf optic ke otak oleh sel batang (bacillus) dan sel kerucut (konus) yang terdapat didalam lapisan sangat tipis yang terletak dibelakang bola mata. Lapisan tipis yang sensitive terhadap cahaya ini disebut retina. Retina secara langsung bertanggung jawab atas kemampuan manusia untuk melihat. Tidak jarang kebutaan terjadi akibat adanya masalah pada retina.
Masalah pada retina dapat berupa kerusakan retina akibat gangguan atau tidak normalnya aliran darah pada pembuluh darah retina yang disebut retinopati. Retinopati sering terjadi pada penderita diabetes militus dan bayi premature. Trauma atau benturan pada mata juga dapat menyebabkan masalah pada retina yang disebut ablasio retina yang merupakan robeknya atau lepasnya lapisan retina. Kelainan fungsi fotoseptor pada retina akibat penyakit keturunan atau genetic yang disebut retinitis pigmentosa juga merupakan salah satu masalah serius yang terjadi pada retina yang dapat membuat penderita mengalami gangguan penglihatan. Selain masalah-masalah tersebut, retina juga dapat mengalami kanker yang dapat merenggut penglihatan penderitanya. Untuk menghindari dan meminimalisir kerusakan pada retina sebaiknya melakukan screening atau pemeriksaan ke dokter spesialis mata.
Rumah Sakit Mata Ramata memiliki kopetensi untuk menangani masalah-masalah seputar retina, dimana Rumah Sakit Mata Ramata merupakan satu-satunya rumah sakit mata swasta di provinsi Bali yang memiliki Retina Eye Center yang didukung oleh tenaga dokter spesialis mata yang ahli dan berpengalaman dibidang retina, antaralain:
Retina merupakan bagian mata yang sangat penting. Seyogyanya kita peduli dengan kesehatan retina guna meminimalisir dan menghindari kerusakan retina melalui pemeriksaan atau screening sejak dini dan secara teratur. Terutama bagi anda yang memiliki factor resiko mengalami kerusakan retina, antara lain: berusia 40 tahun keatas, bayi premature, pernah mengalami cedera pada mata, memiliki keluarga dengan Riwayat penyakit pada retina dan memiliki penyakit kronis seperti diabetes militus atau hipertensi.